Langsung ke konten utama

Kenapa dengan Cinta

Love is responsibility!
Cinta bukan tentang sulit atau tidak didapat, cinta berbicara tentang tanggung jawab saat kita mengungkap dan mendapatnya. Cinta bertanggung jawab untuk hatinya, rasanya, raganya batinya semua tentang dia.
Jika kita berani untuk bertanggung jawab maka ucapkan tanpa alasan, Karena cinta adalah tanggung jawab. Itulah sepenggal kalimat yang berputar di pikiran saya di minggu-minggu ini.
Saya berpikir adalah orang yang cukup bertanggung jawab untuk semua hal, namun ternyata tidak untuk masalah cinta, saya pernah melepaskan seseorang hanya karena berpikir tidak bisa membuatnya bahagia nanti dan setelah selama ini baru'lah saya paham bahwa cinta adalah bentuk tanggung jawab.
Saya egois melepasnya begitu saja, tanpa dia tahu kenapa. Saya terus saja berputar dalam pikiran saya sendiri dan ternyata setelah semua yang terjadi, saya belajar bahwa tak perlu mengkhawatirkan hal yang belum terjadi cukuplah jalani hari ini dengan sebaik-baiknya. Untuk besok adalah hal yang berbeda.
Hubungan yang terjalin terasa sangat indah, dia sangat natural tak ada yang dibuat-buat dalam dirinya. Saya suka semua tentang dia, egoisnya'pun saya maklumi. Dia berikan waktunya untuk sekedar menemani makan dipinggir jalan sepulang kerja walau rasa lelah terlihat jelas padanya. Hal kecil, tapi inilah sesuatu yang saya sangat suka dari sosok wanita tanpa dibuat-dibuat dan banyak lagi moment kecil darinya yang masih saya ingat jelas sampai sekarang.
Melepasnya untuk berbahagia dengan yang lain adalah mungkin menjadi kesalahan terbesar dalam hidup saya! Tiba-tiba saya meminta lepas darinya tanpa sebab yang saja jelaskan padanya. Menyesal? Jelas. Wanita mana yang tak sakit ketika pria nya bersikap seperti itu.
Jikapun waktu bisa saya putar kembali, saya tetap tidak akan memutarnya. Karena semua apa yang saya dapatkan sampai sekarang adalah hukuman serta jalan untuk saya belajar bertanggung jawab seperti paragraf pertama yang saya jelaskan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HANYA BEBERAPA KATA

Disini ada beberapa kata yang saya dapatkan terinspirasi dari seseorang, Lets see... Part I: Mimpiku tentang bagaimana seorang wanita selama ini, tergambar pada sosok dirimu Bagaimana aku bisa bermimpi kembali tentang sosok wanita sepertimu Jika perlahan menjauh dan seperti akan menghilang... Karena dimimpiku engkau sosok terbaik yang selama ini kutunggu Part II: Diriku hanya sebuah bintang kecil kecil diantara miliaran bintang diangkasa Diriku'pun juga ibarat buih atau pasir dilautan Ada tidaknya diriku dunia masih berputar Tapi tidak dengan dirimu kelak Aku akan menjadi sesuatu yang membuatmu merasa bahwa bagian duniamu adalah diriku Dan diriku juga bagian dari duniamu Untukmu wahai wanita'ku yang akan mendampingi'ku nanti Part III: Mulai sekarang Setiap diriku terbangun dari lelahku disetiap harinya Maka aku bersyukur karena setiap harinya aku tersadar Bahwa diriku memiliki dirimu disini Disampingku Menjelma dalam wu...

YANG TERJADI SAAT USIA 25

Apa si yang akan terjadi ketika usiamu mencapai 25 tahun nantinya!! Disini saya akan sedikit berbagi pengalaman tentang apa si yang terjadi ketika usiamu mencapai 25 tahun nanti. Lets go.. kita mulai. Menurut seorang ahli Psikologi Perkembangan "Elizabeth Hurlock" usia 25 tahun termasuk dalam kategori usia dewasa awal, selepas dari masa usia remaja akhir yaitu 17-21 Tahun. dimana masa-masa usia tersebut adalah masa peralihan dari remaja akhir menuju masa dewasa awal. kalau dilihat dari rata-rata usia jenjang pendidikan di Indonesia, masa dewasa awal adalah masa dimana seseorang selesai dari pendidikanya dan akan masuk kedunia pekerjaan. Yang terjadi ketika usia 25 tahun, problem yang dihadapi akan semakin kompleks. Diusia ini perjalanan karir sudah berjalan, ada yang memutuskan untuk meniti karir dari awal. ada juga yang berpikir untuk mencari bidang pekerjaan lain, namun kadang terpikir juga untuk bertahan di pekerjaan tersebut karena sudah merasa sudah cocok...

Beri Waktu untuk Itu

Jika aku berjalan dikecepatan 100 Sedangkan kamu tetap di kecepatan 50 Kita akan sulit untuk bertemu di satu jalur yang sama Apa? Aku yang perlu menurunkan kecepatan! Hingga perlu waktu yang lebih lama untuk sampai ke garis finish atau kamu yang perlu mengejarnya agar tak perlu waktu lama lagi untuk sampai kesana dan kamu tidak menyempatkan waktu untuk berbicara sampai kesini